Warna-Warna Pelangi dari Lensa Tiffy





KEJUJURAN adalah kerja hati - ia tidak dapat dinilai secara mutlak oleh orang lain. KETENANGAN dan KEDAMAIAN hati akan berkocak apabila kita BERBOHONG. Satu pembohongan akan membuahkan KERESAHAN


Jika anda tidak tahu apa yang anda inginkan, jangan kata anda tidak diberi peluang


Jangan terbang tinggi
Nanti sayapmu akan patah
Jangan takut untuk menari
Menari saperti tidak akan mati



HIDUP adalah...
menghargai manusia
mencintai luka
meraih mimpi
adalah...
menghidupi hidup itu sendiri


Setia hati yang pengasih mendapat pahala....
Ubat untuk hati yang terluka ialah iman yang kuat...


Pandangan mata selalu menimpa....
Pandangan akal selalu terserlah....
Pandangan nafsu selalu melulu....
dan....
Pandangan hati lah yang hakiki....
kalau hati itu bersih


Adakalanya dalam kehidupan kita terpaksa berkorban untuk kebahagiaan orang lain....
bulan tak akan menyinarkan cahaya di malam hari jika ianya tidak membakar dirinya disiang hari


   

<< October 2004 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31


Favorit
*ian cute*
*kata kris*
*kri rocks*
*eva rulz*
*sweetie zie*
*tasmania max*

*e-sastera*
*setiaku korbankan*
Bhg 1 | Bhg 2 | Bhg 3 | Bhg 4 | Bhg 5 | Bhg 6 | Bhg 7 | Bhg 8 | Bhg 9 | Bhg 10 | Bhg 11 | Bhg 12 | Bhg 13 |




SIRNA oleh Fathullah Luqman


Dan telah kunyatakan segala rahsia jiwa

Hanya untuk mu

Hanya kaulah yg satu bagi ku

Dan hanya engkau yg memahami diriku

Dulu kini pasti ku bersaksi

Dan hanya untuk mu

Dulu kini dan selamanya

Dan telah ku berjanji.... Setia



Suaramu sejelas mimpi ku yg semalam

Bagaikan baru sekejap tadi kita bersama

Dan ku tengelam lebih dalam

Dari mimpiku yang semalam

Telah ku nanti saat ini

Saat mula bersua...

Dua jiwa... Dua jiwa



Tiada lagi rasa sunyi sepi

Kerna kini ku tahu

Kau senantiasa disisi

Tiada lagi rasa sunyi sepi....

Kerna kini ku tahu....

Ku milik mu



Sirna

Segala rasa gelisah

Pastikan hari kan cerah kembali....

Pasti

Dan sirna segala resah

Sirna segala rasa yang ada

Sedalam dasar jiwa luka

Yang sekian kalinya......

Telah terubat jiwa ku kini

Pasti







If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed



Tuesday, October 12, 2004
Bahagiakah Anda

Hanya ingin berkongsi rencana ini...



"Terkuncup bahagia untuk seorang teman yang telah mengajarkan saya arti sebuah kebahagiaan. Terima kasih Tuhan telah mempertemukan saya dengannya."

Kebahagiaan Ada di Hati

Dulu sewaktu saya masih kecil, saya senang sekali mendengarkan cerita ataupun dongeng-dongeng yang diceritakan oleh guru maupun orang-orang yang lebih tua dari saya. Salah satunya yang saya ingat adalah, cerita tentang seseorang yang mencari kemana-mana sebuah kebahagiaan.

Dalam salah satu cerita tersebut dikisahkan, ada seorang sufi yang sedang mencari siapa orang yang paling berbahagia didunia ini. Suatu waktu, sang sufi bertemu dengan seseorang yang ia jumpai di pasar. Dari penampilan & pakaiannya yang terlihat rapi & mentereng (tak tau apa maksudnya ni... ), sang sufi menduga tentunya ia termasuk orang yang berbahagia. Lalu sang sufi pun bertanya pada orang tersebut apakah dia berbahagia. Dan orang tersebut pun menjawab, bagaimana dia dapat berbahagia kalau setiap hari dia masih pusing memikirkan harus makan apa hari itu dan dengan uang yang dia miliki apa yg dapat ia beli untuk memenuhi kebutuhannya hari itu. Lalu sang sufi pun bertanya kembali padanya, Siapakah yang dianggap berbahagia oleh orang tersebut, dan orang tersebut menjawab, "Tentulah si pedagang karena ia tidak perlu memikirkan harus makan apa hari itu, toch dia sudah berdagang & memiliki apa yang dibutuhkan oleh orang tesebut setiap harinya. Selain itu setiap hari si pedagang juga memiliki pembeli yang cukup banyak yang tentunya banyak juga keuntungan yang dia peroleh."

Kemudian sang sufi pun berjalan mendekati si pedagang & menanyakan hal yang sama padanya. Sang pedagang menjawab, bagaimana dia bisa berbahagia kalau setiap hari yang difikirkannya hanya bagaimana caranya memajukan usahanya, bagaimana mencari modal yang lebih besar, bagaimana caranya membayar sewa toko atau bagaimana caranya melunasi hutang-hutangnya pada sang pengusaha yang telah meminjamkan modal padanya. Lalu sang sufi pun bertanya pada si pedagang, siapakah yang dianggap berbahagia oleh si pedagang, dan si pedagang pun menjawab "Tentulah sang pengusaha karena ia memiliki harta yang berlimpah, ia memiliki modal yang besar & bisa meminjamkan uang kepada orang lain. Dia tidak perlu memikirkan bagaimana mencari modal, bagaimana membayar sewa toko atau bagaimana melunasi hutang-hutangnya karena harta yang dimilikinya memang sangat banyak."

Sang Sufi pun kemudian keesokan harinya menemui sang pengusaha dan kembali menanyakan hal yang sama seperti yang dilakukannya pada orang dipasar yang dia temui dan si pedagang yaitu apakah dia berbahagia dengan hidupnya. Lalu sang pengusaha pun menjawab, bagaiman mungkin dia dapat bahagia kalau setiap hari hidupnya hanya dihabiskan untuk mengurusi perdagangan. Urusan yang harus ditanganinya sangat banyak, dari mulai urusan mengurus semua usahanya, memperluas jaringan bisnisnya, sampai keurusan bagaimana ia harus menyenangkan pejabat setempat agar usahanya dapat terus berjalan. Setiap hari dia selalu sibuk dan sibuk hingga kadang justru lupa mengurus dirinya sendiri & keluarganya. Lalu sang sufi pun bertanya kembali pada si pengusaha tersebut, siapakah orang yang menurutnya bahagia. Sang pengusaha pun menjawab, "Tentunya pastilah bapak mentri karena dia terlihat hanya menangani sebuah urusan tapi hartanya berlimpah. Hidupnya penuh dengan kesenangan, tidak perlu memikirkan perniagaan, mempunyai anak buah yang banyak dan semua pengusaha hormat padanya serta senantiasa berusaha menyenangkan dan membuatnya bahagia. Pendek kata, hidupnya penuh dengan kesenangan."

Begitulah seterusnya, Bapak mentri pun menunjuk pimpinannya lebih bahagia dari dirinya dan pimpinannya menunjuk orang lain yang menurutnya juga lebih berbahagia seakan-akan tidak ada habisnya. Semuanya menunjuk orang lain lebih bahagia dari dirinya. Dan semuanya kebanyakan hanyalah diukur dengan sebuah kesuksesan semata & kelimpahan harta bukan dengan sebuah ketenangan dan kedamaian jiwa.

Benar sekali, terkadang ketika kita menghadapi hanya sebuah ujian kecil sekali pun lantas kitapun dapat langsung merasa bahwa kitalah orang yang paling tidak berbahagia didunia ini. Kita mulai menganggap bahwa orang lain lebih berbahagia & lebih beruntung dibandingkan diri kita. Kita lupa bahwa sebenarnya letak kebahagiaan itu justru terdapat didalam diri kita. Didalam hati dan fikiran kita.

Seringkali kita mencari sebuah kebahagiaan ataupun `obat' kesedihan diluar diri kita tanpa kita sadari bahwa dalam diri kita ini, dalam hati kita, terkandung sebuah keagungan dari Sang Pencipta yang dapat membuat diri kita bahagia. Sebuah hati yang bersih dan hati yang sentiasa bersyukur atas karunia yang diberikan Tuhan padanya. Seperti perkataan Mahatma Gandhi, "Yang bisa menyakiti dan membuat diri kita tidak bahagia adalah diri kita sendiri, hanyalah hati kita sendiri".

Jadi, semuanya ada didalam diri, didalam hati kita. Begitu pula kebahagiaan yang hanya ada dihati, yang hanya bisa dibagi pada hati yang terbuka & hati yang senantiasa bersyukur, pada orang-orang yang mau membuka hatinya akan kebesaran Tuhan. Ingatlah selalu karunia dan keberkahan yang dikaruniakan pada kita setiap hari. Janganlah mengukur kebahagiaan hanya dengan kelimpahan materi ataupun kesuksesan semata tapi pertimbangkanlah juga sebuah ketenangan & kedamaian jiwa. Berbahagialah & tersenyumlah untuk semua yang kita miliki tersebut.

Selamat berbahagia dengan semua yang kita miliki. Salam Kebahagiaan



P/S: 
Bagaimana dgn hati anda...bahagia atau sentiasa terluka?????? Atau hati anda telah habis kerana makan hati berulam jantung?

Posted at 10:17 am by tiffydsickbear

Adi Wijaya
October 5, 2007   03:41 PM PDT
 
Waktu saya menganggur saya pikir bekerja menyenangkan, setelah saya kerja saya habis-habisan mengejar target, sekarang saya pikir-pikir, bahagia itu terletak diantara separuh nganggur dan separuh kerja, begitulah...
Name eka
May 18, 2005   12:19 PM PDT
 
saya sangat terluka dengan apa yang kurasakan sekarang ini..........
UMAR
April 11, 2005   12:13 PM PDT
 
BAHAGIA ATAU TIDAK BAHAGIA SAMA SAJA.ISI ADALAH KOSONG,KOSONG ADALAH ISI.AMITABA...
tiff
October 15, 2004   08:42 AM PDT
 
aku percaya, kris, aku percaya.
krismann
October 13, 2004   01:47 AM PDT
 
aku bahagia, tiff. aku bahagia.
 

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments




Previous Entry Home Next Entry